Bekerja Untuk APA..???
Saya bekerja di sebuah perusahaan swasta sejak sepuluh tahun lalu. Namun
saya merasa hidup saya tidak mengalami peningkatan. Di kantor, karir saya
tidak naik-naik. Padahal, saya merasa sudah sibuk bekerja keras, pergi
pagi dan pulang malam. Saya seperti disibukkan dengan pekerjaan yang tiada
henti-hentinya namun tak kunjung mendapatkan hasil yang diinginkan.
Pernahkah Anda mendengarkan keluhan seperti itu? Atau, jangan-jangan itu
lagu favorit yang Anda dendangkan setiap kali bertemu dengan teman lama
yang tampak sudah lebih sukses. Siapa tahu?
Tapi, pernahkah Anda mencari tahu "rahasia" teman atau orang lain yang
jauh lebih sukses dari Anda? Barangkali Anda memang perlu belajar dari
mereka agar bisa berhasil seperti mereka. Tak ada salahnya bertanya kepada
mereka resep sukses bekerja sehingga, katakanlah, disukai atasan dan teman
satu tim,mendapatkan promosi, dan ide-idenya selalu didengar perusahaan.
Jika telaten Anda akan menemukan bahwa mereka yang sukses bukan orang
biasa. Mereka bukan orang yang hanya mengerjakan tugas-tugas rutinitas
kantor. Dengarkanlah, bahwa mereka punya mimpi dengan karir mereka. Mereka
punya tujuan yang jelas yang ingin diraih dan diwujudkan. Bahkan mereka
tahu bagaimana mencapai tujuan itu dan kapan akan sampai di sana.
Jangan heran apabila apa yang mereka kerjakan didedikasikan untuk tujuan
besar yang sudah dibuatnya. Mereka bekerja tidak sekadar memikirkan gaji
yang akan diterimanya pada akhir bulan. Mereka bekerja bukan sekadar
mengisi waktu, dari pukul 9 pagi sampai pukul 5 petang lalu berkemas
pulang ke rumah. Mereka sibuk karena mengejar target.
Saksikanlah, mereka yang mempunyai tujuan hidup yang jelas, setiap langkah
yang dilakukan merupakan realisasi dari tujuan hidupnya, hasil dari sebuah
perencanaan yang sistematis. Target jangka panjangnya telah dibikin
menjadi tujuan-tujuan jangka pendek, yang dapat dicapai secara realistis
dan dalam jangka waktu tertentu. Mereka selalu komit dengan tujuan hidup
yang telah dibuatnya sehingga tujuan hidup atau visi tersebut sudah
menjadi semacam kompas yang membimbingnya menuju arah yang tepat.
Sukses dan tidak sukses boleh jadi sudah merupakan takdir. Dengan kata
lain, memang ada orang yang ditakdirkan untuk berhasil dalam hidupnya,
namun ada pula yang gagal. Apakah persoalan menjadi selesai hanya dengan
mengkambinghitamkan takdir? Obrolan bisa bertakik-takik kalau sudah sampai
ke tataran ini. Tapi satu hal, takdir merupakan resultan dari usaha kita
plus campur tangan Yang Maha Kuasa. Orang bijak berkata; manusia berusaha
Tuhan yang menentukan.
Sederhananya, untuk urusan yang menjadi bagian Tuhan biarlah Dia yang
mengurus; kita tak usah repot-repot memikirkannya. Kita lakukan saja
bagian kita, yaitu berusaha dan bekerja dengan bersungguh-sungguh
mengerahkan segenap potensi yang kita miliki.
Jadi, kalau Anda sudah merasa bekerja keras namun hasilnya masih nol
besar, tentu ada sesuatu yang tidak beres. Mungkin karena kerja keras yang
Anda lakukan belum memadai. Atau, jangan-jangan itu terjadi karena Anda
memang tidak tahu untuk apa Anda bekerja. Untuk menjadi sukses, Anda harus
memutuskan dengan tepat apa yang Anda inginkan.
Saatnya bekerja dengan tujuan yang jelas !!
Senin, 01 November 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
1 komentar:
ehm.....
Posting Komentar